- Sebelum memasukkan makanan sisa makanan/ udara yang didalam disedot dahulu kurang dari 100 cc, boleh dengan ukuran normal masukkan makanan. Apabila lebih dari 100 cc, boleh dimundur satu jam kemudian sedot kembali untuk diperiksa.
- Apabila penyedotan dalam keadaan membaik, makanan yang dimasukan boleh dikurangi (±50cc). Apabila keadaan terus memburuk hubungi dokter/tanya dokter.
- Obat dan makanan dilarang digabungkan pada saat memasukkan makanan, untuk menghindari antara makanan dan obat-obatan mengakibatkan gejala-gejala(kecuali di izinkan oleh dokter).
- Apabila pasien bisa bergerak sendiri, biarkan/bantu pasien untuk bergerak dengan (Gerakan) ringan, untuk membantu pencermaan.
- Setiap kali memberikan ukuran makanan dan setiap hari jumlah kali makanan, harus sesuai dengan petunjuk ahli gizi. Apabila pesakit telah dilarang makan pada semasa waktu, mulai pemberian makanan harus dengan lebih encer dan jumlahnya sedikit, kemudian baru pelan-pelan diatur kekentalan ukuran yang akan dimasukkan, agar dapat tercapai semua ukuran kekentalan dan ukuran yang diperlukan oleh pesakit.
- Makanan yang dimasukkan suhunya tidak boleh terlalu dingin atau terlalu panas, harus sesuai dengan suhu tubuh, waktu memasukkan makanan dan sesudah memasukkan makanan dalam 1 jam, kepala/leher pasien ditinggikan 30-45 derajat, supaya makanan tidak masuk kedalam saluran pernapasan, pasien yang masih sadar lebih baik dalam keadaan duduk waktu memasukkan makanan.
- Setiap selesai makan, diharuskan menggunakan 30 ~ 50 ml air hangat untuk mencuci pipa, sehingga pipa selalu bersih.
- Makanan tidak boleh dipakai/dimakan kalau sudah melewati waktunya, kalau kalengan yang belum dibuka harus ditaruh ditempat yang dingin. Makanan kaleng yang sudah dibuka tetapi belum habis dimakan harus ditaruh dikulkas, dan dalam 24 jam harus dihabiskan kalau tidak dihabiskan harus dibuang.
- Makanan yang dibuat sendiri, seharusnya semua dimasak sampai matang, makanan yang sudah jadi didinginkan kemudian ditaruh didalam kulkas, didalam kulkas tidak boleh melewati 24 jam, setiap kali sebelum memasukkan makanan kedalam pasien, makanan diambil keluar dulu sesuai yang diperlukan kemudian dihangatkan dengan microwave(oven) atau ditim, sesudah dihangatin, makanan ditaruh ditempat adam tidak bolen melewati 30 menit, kalau sudah lewat harus dibuang.
- Harus perhatikan makanan yang sudah dimasukkan apakah pasien ada reaksi seperti, mencret, perut kembung, muntah, tidak bisa berak, dan lain-lain, harus lapor ke dokter atau ahli gizi, (spesialis makanan).
A) Perawatan Dirumah Pada Pasien Yang MasihMemakai Pipa Air Kencing
B) Selang Untuk Memasukkan Makanan
C) Menghirup Uap, Posisi Baring, Tepuk Punggung
D) Cara Mengeluarkan Lendir Dahak
E) Perawatan Lubang Tenggorokan
F) Perawatan luka / lobang didaerah perkencingan
G) Melatih Perkencingan ( Training Bladder )
H) Pembersihan Badan Diatas Ranjang
I) Cara Pembalikan Badan Dan Pencegahan Pada Daerah Luka ( Bed Sore )
J) Perawatan Mulut-Karena Pasien Tidak Bisa Melakukan Sendiri
K) Mengukur Keadaan Gula Darah Manis
L) Makanan Untuk Darah Manis
M) Ukuran Tekanan Darah
N) Melatih Pasien Berak Sendiri Atau Dibantu
O) Apabila Pasien Dalam Keadaan Darurat Harus Dibawa Ke Dokter
P) Perawatan Dirumah Pada Pasien Yang Masih Memakai Pipa Lambung
Q) Prinsip Diet Hiperlipidemia
No comments:
Post a Comment